Bono Surfing: Pengalaman Berselancar Unik di Sungai Kampar, Indonesia

Berita Harian Pekan Baru

Bono surfing tidak ada hubungannya dengan vokalis band Irlandia U2. Bono adalah istilah yang digunakan masyarakat di Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, untuk menyebut gelombang pasang besar yang sering terjadi di Sungai Kampar. Riau adalah salah satu provinsi Republik Indonesia yang terletak di Pulau Sumatera, berbatasan dengan Selat Malaka.

Gelombang Bono unik di daerah ini dan terjadi sebagai akibat dari gelombang laut yang kuat yang bertemu dengan arus kuat dari sungai. Di masa lalu, Bono telah memakan banyak korban, mulai dari korban jiwa, rumah, perahu dan lain-lain. Ada bono besar, bono kecil, dan bono nol. Gelombang dapat dengan mudah mencapai ketinggian enam meter dengan kecepatan 40 km/jam saat bulan purnama di bulan Agustus hingga Desember. Hal ini sebanding dengan fenomena serupa di Brazil dan jauh lebih tinggi dari yang terjadi di Malaysia.

Saat ini, pemerintah daerah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan seluruh penggemar selancar di seluruh Indonesia bekerja keras untuk mempromosikan bono sebagai tujuan wisata internasional. Jumlah wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Pelalawan diperkirakan akan meningkat. Fenomena yang dulu dianggap sebagai bencana ini menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat setempat. Banyak yang menganggap lokasi ini sebagai tempat selancar sungai terbaik di dunia, dalam hal ukuran dan durasi ombak.

Saat ini, banyak turis asing yang mengunjungi Teluk Meranti hanya untuk mencoba bono surfing. Bahkan Steve King, Pemegang Rekor Dunia Guinness untuk stand-up surfing terpanjang di sungai, datang ke tempat ini beberapa bulan yang lalu dan memecahkan rekornya sendiri.

Jika Anda suka mencoba sesuatu yang baru, maka Anda harus mencoba Bono Surfing di Sungai Kampar, Provinsi Riau, Indonesia.

Bagaimana cara pergi ke sana?

Terbang ke Pekanbaru, yang merupakan ibu kota Provinsi Riau di Sumatera, Indonesia. Dari sana akan memakan waktu sekitar 7 jam untuk mencapai lokasi Bono di Teluk Meranti – Pelalawan, baik menggunakan transportasi darat maupun laut.

Perjalanan serta selancar itu sendiri cukup menantang jadi pastikan Anda dalam kondisi yang sangat baik bahkan sebelum Anda mencoba menginjakkan kaki di lokasi bono. Tidak banyak hotel di sana sehingga ada kemungkinan Anda harus bermalam di rumah penduduk setempat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *